Menyimpan Gabah Curah dalam Lumbung


Gabah Bisa Disimpan Secara Curah
Penyimpanan gabah merupakan tindakan untuk mempertahan kan gabah agar tetap dalam keadaan baik dalam jangka waktu tertentu. Kesalahan dalam melakukan penyimpanan gabah dapat mengakibatkan terjadinya respirasi, tumbuhnya jamur dan serangan serangga, binatang mengerat seperti tikus dan kutu beras yang dapat menurunkan mutu gabah.
Gabah hasil panen yang belum habis dikonsumsi atau dijual, bisa saja disimpan secara curah dalam suatu lumbung atau wadah lainnya seperti “Dobong, Grobog atau Cosmos”. Sistem curah, yaitu gabah yang sudah kering dicurahkan pada suatu tempat (lumbung) yang dianggap aman dari ganggunan hama mau pun cuaca.
Prinsip untuk menyimpan gabah ini adalah gabah yang disimpan dalam keadaan kering dan sejuk (tidak panas) dan diupayakan gabah yang disimpannya itu bebas dari ganggunan serngga hama gudang, gangguan tikus, burung atau gangguan lainnya.
Gabah sebelum disimpan dibe3rsihkand ari debu, kotoran atau serangga hama. Selama dalam penyimpanan, lindungi dari perubahan suhu lingkungan yang ekstrem panas, bangunan/lumbung tiddak kena sinar matahari secara langsung dan diisolasi.

Penyiapan Lumbung
Lumbung yang akan digunakan untuk menyimpan gabah curah harus dibersihkan karena jika kotor serangga hama dan tikus mudah menyerang .Gabah lama/tua yang masih ada di lumbung disingkirkan dan dibakar. Jika lumbung itu ditaruh dalam suatu tempat/gudang, perbaiki atap yang bocor agar air hujan tidak masuk.
Jika akan menggunakan pestisida untuk menghindari adanya serangan hama dan penyakit baru dilakukan apabila diperlukan dan tersedia sumberdaya manusia yang terampil dalam menggunakan pestisida tersebut. Untuk menghidnari adanya serangan tikus, bisa menggunakan alat perangkapatau umpan beracun tikus yang banyak dijual di apsar atau Super Market.

Cara Menyimpannya
Gabah curah yang akan disimpan dalam lumbung bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut :
1. Lumbung jangan menepel langsung pada lantai untuk menghindri pengaruh kelembaban lantai gudang sehingga gabah yang disimpannya itu tidak mudah diserang jamur.
2. Di sekitar lumbung dibersihkan karena serangga hama dan tikus mudah menyerang pada tempat yang kotor.
3. Lindungi lumbung dari air atau hujan.
4. Buatkan pintu pengeluaran gabah supaya tidak sering membuka tutupnya.
5. Jika keadaan point 1 s.d. 4 sudah disiapkan, gabah yang sudah kering dan bersih dicurahkan langsung ke dalam lumbung penyimpanan tersebut.
6. Untuk membersihkan gabah dapat dilakukan dengan cara penampian/pengayakan manual, yaitu menggunakan tampah dan ayakan dari bambu. Selain itu bisa menggunakan pula dengan memanfaatkan angin alamia tau menggunakan angin buatan/kipas angin.. Sedang untuk mengeringkannya, gabah bisa dijermur langsung pada terik matahari pada lantai penjemuran dengan ketebalan tumpukan 2 s.d. 4 cm dimana setiap 30 menit gabah dibalik-balik agar pengeringannya seragam dan untuk menghindari overheatting . Lama pengeringan tergantung dari keadan cuaca. Gabah diaktakan sudah kering apabila kadar airnya sudah mencapai 12 % s.d. 14 %.
6. Setiap satu-dua bulan, periksa kondisi gabah, apakah gabah yang disimpannya untuk memeriksa kadar air gabah dan ada tidaknya serangan hama serangga

Iklan

About Jakes

Waroeng Web - Spesialis Website (www.waroengweb.co.id) Sejak tahun 2007 WaroengWeb telah memulai menjalankan bisnis pembuatan website. Hingga saat ini kami tetap fokus dalam pengembangan dan menciptakan inovasi baru mengikuti perkembangan teknologi internet.(Site: waroengweb.co.id Mail: support@waroengweb.co.id CP: jakes 0812 7466 4892 dan dores 0813 6620 5760)

Posted on 20 Mei 2011, in Pasca Panen. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: