Cara membasmi serangan serangga TOMCAT


tomcat

tomcat

setelah wabah serangan ulat bulu belakangan ini melanda negeri kita memang menjadi perhatian banyak pihak, sekarang Menyusul serangan Paederus fuscipes atau serangga Tomcat di Surabaya, kini mulai banyak pemberitaan tentang munculnya serangan di beberapa daerah lain, seperti Situbondo, Tasikmalaya dan Bali. Tomcat mengeluarkan racun tubuh yang kuat sehingga dapat menyebabkan dermatitis yang ditandai dengan kulit melepuh serta mengeluarkan cairan dan gatal.

Yang perlu kita sadari adalah telah terjadinya ketidakseimbangan ekosistem yang akhirnya memutuskan rantai makanan mahkluk hidup. Ini merupakan ulah manusia yang selama ini cendrung berlebihan dalam penggunaan bahan kimia/pestisida baik berupa insectisida,fungisida,herbisida,dsb.

Pada kesempatan ini kami dari THL TBPP DEPTAN RI  wilayah Kab Kerinci – Jambi. Mencoba membuat ramuan untuk perlakuan membasmi serangga Tomcat secara alami. Berikut adalah ramuannya:

  1. A.  BAHAN

–          Buah Mengkudu 1 Kg

–          Tembakau 100 Gram

–          Air murni 5 Liter

–          Deterjen 1 sendok

  1. B.  PERALATAN

–          Hansprayer

–          Blender

–          Pengaduk

–          Wadah

  1. C.  CARA MEMBUAT RAMUAN

–          Buah mengkudu dan tembakau di tumbuk/diblender hingga halus

–          Setelah itu masukan kedalam wadah yang telah disediakan.

–          Masukan air 5 liter dan deterjen 1 sendok

–          Lalu aduk secara merata

–          Tutup yang rapat kemudian Diamkan selama 3 hari

–          Saring ampas-ampas yang ada.

–          Selesai.

 

  1. D.  CARA APLIKASI

–          Untuk perlakuan penyemprotan terhadap serangga tomcat, gunakan ramuan diatas sebanyak 100 CC untuk 1 tangki handsprayer .

–          Semprot langsung pada ruangan rumah, disela-sela perabot rumah

Namun,penyemprotan cukup dilakukan di lingkungan permukiman saja. “Artinya hanya mencegah serangan, tidak perlu sampai ke sawah-sawah,” Alasan utama untuk tidak membasminya karena tomcat adalah serangga yang menguntungkan, terutama bagi para petani. Tomcat diketahui merupakan predator hama wereng coklat. Kalau serangga ini dihabisi, justru akan mengganggu ekosistem.

Sumber: http://www.penyuluhthl.wordpress.com

Ingin Punya Blog seperti Blog ini?
Ikuti “Pelatihan Membuat Blog”
Cocok Untuk Kalangan Mahisiswa – Guru – Dosen – Penyuluh – Pelajar – dan Umum. CUMA 1 HARI dijamin Bisa.
Klik Disini Info Selengkapnya

About Jakes

Waroeng Web - Spesialis Website (www.waroengweb.co.id) Sejak tahun 2007 WaroengWeb telah memulai menjalankan bisnis pembuatan website. Hingga saat ini kami tetap fokus dalam pengembangan dan menciptakan inovasi baru mengikuti perkembangan teknologi internet.(Site: waroengweb.co.id Mail: support@waroengweb.co.id CP: jakes 0812 7466 4892 dan dores 0813 6620 5760)

Posted on 22 Maret 2012, in Hama dan Penyakit and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: