BUDIDAYA TANAMAN TOMAT DENGAN POLA PEMUPUKAN MENGGUNAKAN BEBERAPA JENIS PUPUK MAJEMUK NPK (16-16-16)


LAPORAN DEMPLOT BUDIDAYA TANAMAN TOMAT
DENGAN POLA PEMUPUKAN  MENGGUNAKAN BEBERAPA JENIS
PUPUK MAJEMUK NPK (16-16-16)

Pertumbuhan tanaman yang baik dan produksi yang tinggi selain dapat dicapai dengan memperhatikan syarat-syarat tumbuh juga dengan melakukan pemeliharaan yang baik. Salah satu cara pemeliharaan tanaman yang penting adalah pemupukan. Pupuk buatan dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu pupuk tunggal dan pupuk majemuk. Keuntungan penggunaan pupuk majemuk adalah tidak perlu mencampur pupuk sehingga lebih efisien dari segi waktu dan tenaga kerja. Tomat merupakan salah satu komoditas sayuran penting dan sangat potensial untuk dikembangkan. Untuk mencapai hasil yang tinggi, selain dengan menggunakan varietas tahan terhadap hama dan penyakit juga perlu diperhatikan teknik budi daya yang tepat. Tanaman tomat memerlukan unsur hara makro N, P, K, Ca, dan Mg serta unsur hara mikro Mn, Zn, dan B. Dalam upaya meningkatkan produksi tomat, penggunaan pupuk organik dan anorganik sangat diperlukan. Umumnya petani tomat masih menggunakan pupuk tunggal urea, ZA, SP-36, dan KCl atau ZK, sementara di pasaran sudah banyak beredar pupuk majemuk NPK. Mengingat hal ini perlu diteliti manfaat pupuk majemuk dalam meningkatkan hasil tomat.

Kegiatan demplot ini bertujuan untuk mengetahui respons tanaman tomat terhadap berbagai jenis pupuk majemuk N yang beredar di pasaran serta cara pemupukan yang tepat dalam upaya memperoleh hasil buah yang tinggi dan kualitasnya baik. Pupuk majemuk NPK (16-16-16) yang akan dicoba dalam percobaan ini dapat digunakan sebagai pupuk susulan, mengandung selain unsur hara makro juga unsur hara mikro.

BAHAN DAN METODE

Kegiatan demplot dilaksanakan di lahan percobaan BP3K Kecamatan Depati VII, Kerinci pada akhir musim hujan yaitu bulan Mei sampai dengan September 2010. Bahan dan alat yang digunakan adalah pupuk kandang, pupuk majemuk NPK (16-16-16), Pupuk kandang, dolomit, bibit tomat varietas Shapiro, bambu, tali rafia, mulsa plastic hitam, alat pembolong mulsa, meteran, dan timbangan.

Pupuk kandang diberikan sebagai pupuk dasar pada perlakuan. Pupuk majemuk NPK (16-16-16) diberikan dengan cara cor sebanyak lima kali selama percobaan berlangsung. Pupuk majemuk NPK (16-16-16) dilarutkan dalam air dengan konsentrasi 20 g/l air kemudian larutan pupuk diberikan pada tanaman dengan dosis 150 cc/tanaman dengan interval 10 hari sekali. Larutan pupuk majemuk NPK (16-16-16) mulai diberikan pada umur 20 hari setelah tanam (HST). Pupuk kandang 30 t/ha diberikan sebelum tanam, dolomit 2 t/ha pada 2 minggu sebelum tanam.

Petak percobaan berukuran 5 m x 5 m. Penanaman menggunakan mulsa plastik hitam. Bibit ditanam dengan jarak tanam 50 cm x 60 cm sehingga populasi tanaman dalam petak adalah 92 tanaman. Pemeliharaan tanaman meliputi penyiraman bila diperlukan serta pencegahan terhadap hama dan penyakit secara berkala dengan pestisida.

Peubah yang diamati dan diukur meliputi tinggi tanaman, jumlah bunga, serta jumlah dan bobot buah. Pengamatan secara selintas dilakukan pula terhadap gejala kekurangan unsur hara dan serangan hama dan penyakit.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

HASIL DAN PEMBAHASAN

Pengaruh pupuk majemuk NPK (16-16-16) terhadap tinggi tanaman tomat pada umur tanaman 21 HST, menunjukkan pertumbuhan tanaman paling tinggi yaitu 28,12 cm. Dan pada umur tanaman tomat 35 HST menunjukkan pertumbuhan tanaman paling tinggi yaitu 50,09 cm. Sedangkan pada umur tanaman tomat 50 HST menunjukkan pertumbuhan tanaman paling tinggi yaitu 75,25 cm

Cara pemberian pupuk NPK (16-16-16) majemuk dengan sistem cor kemungkinan menyebabkan tanaman dapat langsung merespons pupuk tersebut. Perlakuan penggunaan pupuk majemuk NPK (16-16-16) menunjukkan jumlah bunga tiap tanaman paling tinggi yaitu 46 bunga. Tampaknya pupuk NPK (16-16-16) mengandung N, P, dan K yang seimbang, baik untuk pertumbuhan vegetatif maupun generatif yang dalam hal ini adalah jumlah bunga tiap tanaman.

Pengaruh pupuk majemuk NPK (16-16-16) menunjukkan jumlah buah sehat tiap tanaman paling tinggi yaitu rata-rata 16,25 buah/tanaman. Perlakuan NPK (16-16-16) juga menunjukkan bobot buah sehat tiap tanaman paling tinggi yaitu 878,43 g/tanaman.

Perlakuan beberapa jenis pupuk majemuk NPK (16-16-16) menunjukkan perbedaan pada jumlah dan bobot buah sehat dalam petak. Pemberian pupuk NPK (16-16-16) menunjukkan jumlah buah sehat paling tinggi yaitu 1287,64 buah/petak.

Sama halnya pada bobot buah sehat dalam petak, pemberian NPK (16-16-16) juga menunjukkan bobot buah paling tinggi yaitu 78,47 kg/petak.

KESIMPULAN DAN SARAN

Pemberian pupuk NPK (16-16-16) pada tanaman tomat menunjukkan tinggi tanaman paling tinggi yaitu 28,12 cm pada umur 21 HST dan 50,09 cm pada umur 35 HST, serta 75,25 cm pada umur 50 HST. Perlakuan tersebut menghasilkan jumlah buah paling banyak (13,98 buah/ tanaman dan 1287,64 buah/petak) dan bobot buah yang tinggi pula (878,43 g/tanaman dan 78,47 kg/petak).

Kapur dolomit sebaiknya diberikan satu bulan sebelum tanam agar dapat bereaksi sempurna dengan tanah terutama untuk menaikkan pH tanah. Pemberian pupuk majemuk NPK (16-16-16) dengan cara dicor atau dilarutkan dalam air dengan konsentrasi 20 g/l air, dengan dosis 150 cc/tanaman dan diberikan lima kali dengan interval 10 hari sekali memberikan respons yang sangat baik terhadap pertumbuhan dan hasil tomat terutama pada musim kemarau dengan penanaman menggunakan mulsa plastik hitam. Dengan demikian, pemberian pupuk dengan cara dicor dapat dikembangkan oleh petani di daerah sentra tanaman sayuran.

Koto Tuo,02 Oktober 2010

                                                                                                Pelaksana Demplot

 

 

                                                                                                JAKES SITO, S P

DOWNLOAD ARTIKEL INI: KLIK DISINI

atau buka link ini : http://adf.ly/DvZFw

About Jakes

Waroeng Web - Spesialis Website (www.waroengweb.co.id) Sejak tahun 2007 WaroengWeb telah memulai menjalankan bisnis pembuatan website. Hingga saat ini kami tetap fokus dalam pengembangan dan menciptakan inovasi baru mengikuti perkembangan teknologi internet.(Site: waroengweb.co.id Mail: support@waroengweb.co.id CP: jakes 0812 7466 4892 dan dores 0813 6620 5760)

Posted on 26 Juli 2012, in Karya Tulis Ilmiah. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: