Category Archives: Kalender 2012

Download Kalender 2012

Download Kalender 2012 Ukuran kertas A4. (Klil disini)

Kelender 2012

Kelender 2012

Puisi tahun baru 2012

selamat tahun baru

sudah tahun baru lagi
belum juga tibakah saatnya kita menunduk,
memandang diri sendiri.
bercermin firman tuhan sebelum kita dihisabnya.

Hei.., siapakah kita ini sebenarnya
muslimin kah…?,
mu’minin,,,?
muttaqin,,,?
khalifah Allah?
Umat muhamad kah kita,?
khoero ummatin kah kita?
atau kita sama saja dengan makhluk yang lain,
atau bahkan lebih rendah lagi..!
hanya budak-budak perut dan kelamin.

iman kita kepada Allah dan yang ghaib,
rasanya lebih tipis dari uang kertas ribuan,
lebih pipih dari kain rok perempuan.
betapa pun tersikssa, kita khusyuk didepan massa,
dan tiba-tiba buas dan binal
justru disaat sendiri,, bersama-NYA.

syahadat kita rasanya seperti perut beduk
atau pernyataan setia pegawai rendahan,
kosong tak berdaya.

salat kita rasanya lebih buruk dari senam ibu-ibu
lebih cepat daripada menghirup kopi panas
dan lebih ramai daripada lamunan seribu anak muda
doa kita sesudahnya justru lebih serius,
kita memohon hidup enak didunia dan bahagia disorga.

puasa kita rasanya sekedar mengubah jadwal makan minum dan saat istirahat
tanpa menggeser acara buat syahwat
ketika datang lapar atau haus
kita pun mangguut-manggut,
‘oh beginikah rasanya”
dan kita sudah merasa memikirkan sodara-sodara kita yang melarat.

zakat kita jauh lebih dari berat terasa,
dibanding tukang becak melepas penghasilannya untuk kupon undian yang sia-sia.
kalau pun terkeluarkan,
harapan pun tanpa ukuran,
upaya tuhan menggantinya berlipat-berlipat ganda.

haji kita tak ubahnya tamasya menghibur diri,
mencari pengalaman spiritual dan material membuang uang kecil dan dosa besar
lalu pulang membawa label suci,
asli made in saudi

haji,,,

Hei,,,
lalu bagaimana bilamana dan berapa lama kita bersamanya
atau justru kita sibuk menjalan kan tugas mengatur bumi seisinya
mensiasati dunia sebagai khalifahnya

kawan,,,
tak terasa kita memang semakin pintar
mungkin kedudukan kita sebagai khalifah mempercepat proses kematangan kita
paling tidak kita semakin pintar berdalih
kita perkosa alam dan lingkungan demi ilmu pengetahuan

kita berkelahi demi menegakkan kebenaran
melacur dan menipu demi keselamatan
memamerkan kekayaan demi mensyukuri kenikmatan
memukul dan mencaci demi pendidikan
berbuat semaunya demi kemerdekaan
tidak berbuat apa-apa demi ketentraman
membiarkan kemungkaran demi kedamaian
pendek kata,
demi semua yang baik,
halal-lah semua sampai pun yang paling tidak baik.

lalu bagaimana para cendikiawan dan seniman
para mubaligh dan kyai,
penyambung lidah nabi

jangan ganggu mereka…!!!,

para cendikiawan sedang memikirkan segalanya
para seniman sedang merenungkan apa saja
para mubaligh sedang berteriak kemana-mana
para kiyai sedang sibuk berfatwa dan berdoa

para pemimpin sedang mengatur semuanya
biarkan mereka diatas sana,
menikmati dan meratapi nasib dan persoalan mereka sendiri

selamat tahun baru
belum juga tibakah saatnya kita menunduk,
memandang diri sendiri…!!!

%d blogger menyukai ini: