Category Archives: Hama dan Penyakit

Organisme penggangu tanaman

Ebook Membuat Pupuk Organik Granul (Padat) dan Cair (POC)

Kalau kita main ke kios-kios pertanian pasti kita akan banyak menemukan pupuk organik cair yang dijual.
Padahal dengan sangat mudah kita bisa membuat pupuk organik cair tersebut, sehingga kita tidak usah membeli dengan harga yang cukup mahal. Mau tahu caranya?

Ebook Cara Membuat Pupuk Organik Granul (Padat) dan Cair (POC).

Download <  KLIK DISINI >

Cacingan : domba/kambing dapat terserang berbagai jenis cacing

Cacingan : domba/kambing dapat terserang berbagai jenis cacing, seperti cacing pita, cacing lambung (Haemonchis contortus), cacing hati (Fasciola hepatica) dan cacing gelang (Neoascaris vitulorum). Cacingan pada domba/kambing bisa disebabkan kondisi kandang yang kotor dan lembab serta kesalahan waktu penyabitan dan pemberian rumput. Penyabitan sebaiknya jangan dilakukan pada pagi hari, tapi setelah tengah hari. Hal ini bertujuan agar telur cacing yang menempel di rumput tidak terbawa masuk ke dalam pencernaan domba/kambing karena setelah tengah hari diperkirakan telur cacing sudah mati terkena sinar matahari. Read the rest of this entry

Kudis (Scabies) : penyakit kulit yang dapat menyerang domba/kambing

Kudis (Scabies) : penyakit kulit yang dapat menyerang domba/kambing akibat kebersihan ternak dan lingkungan peternakan kurang terjaga. Penyakit ini bisa menimbulkan kematian apabila tidak ditangani dalam jangka waktu 3 bulan. Penyakit ini bersifat zoonosis, yaitu bisa menular kepada manusia.

Penyakit kudis disebabkan serangan tungau Sarcoptes Scabiei. Penyakit ini bisa menular melalui kontak langsung antara ternak dengan bagian kandang yang kotor dan mengandung kutu. Ternak yang kondisi badannya kotor, tidak pernah dimandikan, akan memperbesar kemungkinan serangan penyakit ini. Read the rest of this entry

Gejala Klinis Penyakit Pada Tanaman Cabe

Beberapa Gejala Klinis Penyakit Pada Tanaman Cabe dapat di lihat pada gambar berikut :

Gejala penyakit tanaman Cabe

Gejala penyakit tanaman Cabe

 

SolusiBertanam Cabe yang baik

Benih Cabe Kopay :
Netto : 10 Gram. Label : Biru
Ukuran Buah PANJANG 28 – 30 Cm : 10 mm
Tinggi Tanaman : 120 – 150 Cm
Mulai Panen : 110 HSS
Potensi Hasil : 1 – 1,5 Kg / Tanaman
Kelebihan : Agak tahan terhadap HPT dan VIRUS KUNIG / VIRUS GEMINI
Cabe Kriting Kopay cocok untuk lahan darat dan sawah
Lebih Pedas dan Lebih Awet.
Pesan Sekarang : Hub. 0812 7466 4892

CABE KOPAY KOPAY

CABE KOPAY KOPAY

 

Baca Tentang Cabe Kopay : Klik Disini

Budidaya Cabe Kopay atasi virus kuning / virus gemini

SEKILAS TENTANG CARA BERTANAM CABE KOPAY
Jika anda membutuhkan bibit cabe kopay. Hub. 0812 7466 4892

I. PENGOLAHAN LAHAN

Pengolahan lahan yang sempurna merupakan kunci untuk bertanam cabe kopay. agar berhasil bartanam cabe, kondisi bedengan betul-betul baik untuk per-akaran tanaman.

PENGOLAHAN TANAH PERTAMA
Membuat bedengan dengan dengan lebar 90 cm dan tinggi bedengan 40 cm. Jarak antar bedengan dibuat dengan jarak 1 M

Selesai membuat bedengan, tebarkan pupuk kandang yang telah dikomposkan dengan memakai bahan aktif Jamur Tricoderma, atau disebut Pupuk Trichokompos.  (baca selanjutnya tentang Trichoderma: Klik disini)
Read the rest of this entry

Teknik budidaya cabe kopay

Cabe Kopay Adalah jenis Cabe merah kriting asal Kota Payakumbuh sumatera barat, yang dikembangkan oleh petani bernama Syahrul Yondri.  Buah cabe kopay rata-rata panjang sekitar 30 cm.  Cabe kopay ini lebih pedas dan lebih awet. dan cabe kopay ini salah satu tanaman yang agak tahan terhadap serangan virus kuning atau virus gemini.  biasanya petani membudidayakan cabe kopay dengan memanfaatkan Jamur Trichoderma (baca tentang Trichoderma: klik disini) pada saat pengolahan lahan untuk memperkuat daya tahan tanaman cabe kopay tersebut terhadap serangan penyakit terutama virus kuning atau virus gemini.

Salah satu mikroorganisme fungsional yang dikenal luas sebagai pupuk biologis tanah dan biofungisida adalah jamur Trichoderma sp. Mikroorganisme ini adalah jamur penghuni tanah yang dapat diisolasi dari perakaran tanaman lapangan. Spesies Trichoderma disamping sebagai organisme pengurai, dapat pula berfungsi sebagai agen hayati dan stimulator pertumbuhan tanaman. Beberapa spesies Trichoderma telah dilaporkan sebagai agensia hayati seperti T. Harzianum, T. Viridae, dan T. Konigii yang berspektrum luas pada berbagai tanaman pertanian. Biakan jamur Trichoderma dalam media aplikatif seperti dedak dapat diberikan ke areal pertanaman dan berlaku sebagai biodekomposer, mendekomposisi limbah organik (rontokan dedaunan dan ranting tua) menjadi kompos yang bermutu. Serta dapat berlaku sebagai biofungisida. Trichoderma sp dapat menghambat pertumbuhan beberapa jamur penyebab penyakit pada tanaman antara lain Rigidiforus lignosus, Fusarium oxysporum, Rizoctonia solani, Sclerotium rolfsii, dll.  baca selengkapnya tentang TRICHODERMA,SP : KLIK DISINI

 

BAGI YANG BUTUH BIBIT CABE KOPAY HUB. 081274664892

Pengiriman barang kami menggunakan jasa POS. setelah barang dikirim anda kami sms kan no resi pos / barcode, yang nantinya bisa anda lacak di : www.posindonesia.co.id

PENGENDALIAN GEMINI VIRUS DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI CABAI

PENGENDALIAN GEMINI VIRUS DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI CABAI

  1. PENDAHULUAN

 1.1    Latar Belakang

Cabai (Capsicum Annum) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi penting di Indonesia. Cabe berasal dari benua Amerika tepatnya daerah Peru dan menyebar ke negara‐negara benua Amerika, Eropa dan Asia termasuk Negara Indonesia. Salah satu masalah dalam peningkatan produksi dan kualitas mutu cabe adalah adanya serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) yang terjadi mulai dari pesemaian sampai pasca panen. Diantara OPT utama yang sering menimbulkan kerugian pada usahatani cabe adalah serangan penyakit dengan pathogen/ penyebabnya dari golongan virus. Read the rest of this entry

Cara membasmi serangan serangga TOMCAT

tomcat

tomcat

setelah wabah serangan ulat bulu belakangan ini melanda negeri kita memang menjadi perhatian banyak pihak, sekarang Menyusul serangan Paederus fuscipes atau serangga Tomcat di Surabaya, kini mulai banyak pemberitaan tentang munculnya serangan di beberapa daerah lain, seperti Situbondo, Tasikmalaya dan Bali. Tomcat mengeluarkan racun tubuh yang kuat sehingga dapat menyebabkan dermatitis yang ditandai dengan kulit melepuh serta mengeluarkan cairan dan gatal. Read the rest of this entry

Pestisida dari tumbuhan

Berikut adalah beberapa jenis tumbuhan yang bisa dijadikan pestisida dan sekaligus sebagai penebar maut bagi hama penggangu tanaman.
Daun brotowali bisa dipergunakan untuk mengatasi lalat buah. Bila ditambahkan kecubung wulung dapat mengendalikan ulat grayak atau hama penggerek batang. Read the rest of this entry

Perangkap Lalat Buah

Lalat Buah merupakan serangga perusak yang banyak menyerang buah-buahan dan sayuran seperti mangga, jambu biji, belimbing, melon, nangka, jambu air, tomat, Cabe dan lain-lain. Serangga ini terdapat hampir di seluruh kawasan Asia-Pasifik, dan terhitung menyerang lebih dari 26 jenis buah-buahan dan sayur-sayuran. Read the rest of this entry

Pestisida Skala Rumah Tangga

Berkembangnya penggunaan pestisida sintesis (menggunakan bahan kimia sintetis) yang dinilai praktis oleh para pencinta tanaman untuk mengobati tanamannya yang terserang hama, ternyata membawa dampak negatif bagi lingkungan sekitar bahkan bagi penggunanya sendiri. WHO mencatat bahwa di seluruh dunia setiap tahunnya terjadi keracunan pestisida antara 44.000-2.000.000 orang dan dari angka tersebut yang terbanyak terjadi di negara berkembang. Dampak negatif dari penggunaan pestisida diantaranya adalah meningkatnya daya tahan hama terhadap pestisida, membengkaknya biaya perawatan akibat tingginya harga pestisida dan penggunaan yang salah dapat mengakibatkan racun bagi lingkungan, manusia serta ternak. Read the rest of this entry

SUDAH BERAPA LAMA ANDA MENGGUNAKAN PEPTISIDA KIMIA ? DAN ATAUKAH ANDA TAU FUNGSI DARI PEPTISIDA ORGANIK ?

Dampak Negatif dari Penggunaan Pestisida KimiaPetani selama ini tergantung pada penggunaan pestisida kimia untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman. Selain yang harganya mahal, pestisida kimia juga banyak memiliki dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Dampak negatif dari penggunaan pestisida kimia antara lain adalah: Read the rest of this entry

Ladybug, Si Bintik Sahabat Petani

Ladybug atau Kumbang koksi adalah salah satu hewan kecil anggota ordo Coleoptera. Mereka mudah dikenali karena penampilannya yang bundar kecil dan punggungnya yang berwarna-warni serta pada beberapa jenis berbintik-bintik. Di negara-negara Barat. Awam menyebut kumbang koksi sebagai kepik, karena ukurannya dan perisainya yang juga keras, namun kumbang ini sama sekali bukan dari bangsa kepik (Hemiptera). Serangga ini dikenal sebagai sahabat petani karena beberapa anggotanya memangsa serangga-serangga hama seperti kutu daun. Read the rest of this entry

Pelatihan Membuat Blog

Pelatihan Membuat Blog

Cocok Untuk Kalangan Mahisiswa – Guru – Dosen – Pelajar – dan Umum

1 HARI DIJAMIN BISA – 100 % UANG KEMBALI

Biaya Pelatihan : Rp. 100.000,- / orang.

Minimal Kelas   : 20 orang

Juga Tersedia Kelas untuk Daerah di Luar Kab Kerinci. Kami bersedia datang ketempat Anda. Dengan ketentuan dibawah ini:

Biaya Tranportasi + Penginapan + Konsumsi Untuk Tenaga Pengajar (Trainer) ditanggung Peserta

Tenaga Pengajar (Trainer)  :  Jakes Sito. SP
Contoh Blog Trainer          :  www.penyuluhthl.wordpress.com
Pengalaman Trainer           :  Pimpinan Waroeng Web – Spesialis Website
                                                        (www.waroengweb.co.id)

Bagi yang Berminat Hub : Jakes Sito.SP

(0812 7466 4892)

Penggolongan Pestisida

PENDAHULUAN

Kata insektisida secara harfiah berarti pembunuh serangga, yang berasal dari kata Insekta = serangga dan kata latin cida= pembunuh. Pestisida adalah pembunuh hama yang berasal dari kata pest = hama dan cida = pembunuh. Insektisida merupakan salah satu kelompok pestisida, sedangkan kelompok pestisida lainnya antara lain rodentisida, akarisida, fungisida, herbisida dan lain-lain. Dalam penggunaannya di bidang pengendalian hama bila digunakan istilah pestisida sering yang dimaksud adalah insektisida. Read the rest of this entry

Biofungisida Trichoderma Pengendali Penyakit Tanaman

Teknologi yang digunakan merupakan teknologi menengah (tepat guna) dan Bahan baku produksi tersedia di tanah air.. Jamu Trichoderma yang dikembangkan adalah plasma nutfah asli Indonesia. Lebih ekonomis (murah dalam ongkos produksinya). Read the rest of this entry

Potensi pemanfaatan Trichoderma spp. sebagai agen pengendali hayati dalam mengendalikan penyakit tanaman

Potensi pemanfaatan Trichoderma spp. sebagai agen pengendali hayati dalam mengendalikan penyakit tanaman

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) hingga saat ini masih merupakan masalah utama yang membatasi produksi terutama untuk daerah-daerah yang mempunyai iklim tropis. Sementara, penggunaan pestisida sintetik dalam mengendalikan OPT mempunyai resiko yang besar karena dapat menyebabkan reistensi, resurgensi, pencemaran lingkungan, musnahnya musuh alami, timbulnya residu pestisida dalam tanaman dan sebagainya. Pengendalian hayati diharapkan dapat mengurangi efek samping dari penggunaan pestisida dalam mengendalikan serangan OPT. Read the rest of this entry

PENYAKIT BLAS/ BERCAK BELAH KETUPAT PADA TANAMAN PADI

Penyakit blas/ bercak belah ketupat pada tanaman padi disebabkan oleh jamur Pyricularia oryzae. Jamur ini berkembangbiak cepat pada tanaman padi yang berjarak tanam rapat sehingga mempunyai kelembaban yang tinggi. Kecepatan pertumbuhan jamur tersebut juga akan semakin tinggi jika pemupukan tanaman padi menggunakan urea secara berlebihan. Read the rest of this entry

PENYAKIT BERCAK COKLAT SEMPIT PADA TANAMAN PADI (Cercospora oryzae)

Gejala yang mudah dikenali dari penyakit bercak coklat sempit ini adalah pada daun dan pelepah terdapat bercak pendek sempit seperti garis-garis berwarna coklat. Pada varietas yang tahan bercak berukuran 0,1-1 cm X 0,1 cm berwarna coklat gelap. Pada varietas yang rentan bercak akan tumbuh lebih besar dan berwarna coklat terang. Sumbu panjang dari tiap bercak paralel dengan tulang daun. Read the rest of this entry

PENYAKIT BERCAK COKLAT PADA TANAMAN PADI (Helminthosporium oryzae)

Penyakit bercak coklat pada tanaman padi mempunyai gejala selain adanya bercak terjadi terutama pada daun juga bisa terjadi pada tangkai, malai bulir dan batang. Bercak muda berbentuk bulat kecil berwarna coklat gelap. Bercak yang sudah tua berwarna coklat dengan pusat berwarna kelabu, dengan ukuran bercak 0,4-1 cm X 0,1-0,2 cm. Read the rest of this entry

PENYAKIT BERCAK GARIS PADA TANAMAN PADI (Xanthomonas campestris pv oryzycola)

Penyakit bercak garis pada tanaman padi biasanya akan dimulai dengan gejala garis-garis yang kebasah-kebasahan muncul diantara urat daun. Garis-garis tersebut akan terlihat tembus cahaya jika dilihat berlawanan dengan sinar matahari. Read the rest of this entry

PENYAKIT HAWAR DAUN BAKTERI PADA TANAMAN PADI (xanthomonas oryzae)

Penyakit hawar daun bakteri disebut juga dengan bacterial life blight (BLB) disebut juga dengan penyakit kresek. Serangan penyakit ini dimulai dengan gejala bercak kuning sampai putih berawal terbentuknya garis lebam berair pada bagian tepi helaian daun. Read the rest of this entry

PENYAKIT BERCAK PELEPAH DAUN/ BUSUK UPIH PADA TANAMAN PADI (Rhizoctonia solani)

penyakit bercak pelepah daun pada tanaman padi adalah adanya bercak yang terdapat pada seludang/ pelepah daun dan jika kondisi menguntungkan bagi perkembangan bakteri bercak bisa menyerang pada helaian daun. Read the rest of this entry

PENYAKIT BUSUK LEHER PADA TANAMAN PADI (Pyricularia oryzae)

PENYAKIT BUSUK LEHER PADA TANAMAN PADI (Pyricularia oryzae)

Penyakit ini juga penting karena tanaman padi yang terserang penyakit ini bisa tidak berproduksi sama sekali. Hal ini disebabkan terputusnya aliran makanan ke malai sehingga bulir menjadi hampa seperti terserang penggerek batang. Read the rest of this entry

VIRUS KUNING / VIRUS GEMINI

Gejala
1. Dari jauh hamparan pertanaman cabai berubah dari warna hijau menjadi menguning. Warna kuning hampir mirip penyakit bulai pada jagung sehingga sebagian petani menyebutnya penyakit “Bulai Amerika”. Read the rest of this entry

PENGENDALIAN GEMINI VIRUS DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI CABAI

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Cabai (Capsicum Annum) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi penting di Indonesia. Cabe berasal dari benua Amerika tepatnya daerah Peru dan menyebar ke negara‐negara benua Amerika, Eropa dan Asia termasuk Negara Indonesia.

Virus Gemini / Virus Kuning

1.1 Latar Belakang
Virus Gemini termasuk dalam kelompok virus tanaman dengan genom berukuran 2,6-2,8 kb yang berupa utas tunggal DNA yang melingkar dan terselubung dalam virion icosahedra kembar (geminate). Replikasi virus terjadi dalam bagian nukleus tanaman melalui pembentukan utas ganda DNA (double stranded DNA replicative form). Kelompok virus Gemini dibedakan dalam tiga subgrup, yaitu : Read the rest of this entry

Sebuah Penelitian Penyuluhthl.wordpress.com “EPIDEMOLOGI DAN PERAMALAN HPT VIRUS GEMINI PADA CABAI VARIASI GEJALA DAN STUDI CARA PENULARAN”

1.1 Latar Belakang
Virus Gemini termasuk dalam kelompok virus tanaman dengan genom berukuran 2,6-2,8 kb yang berupa utas tunggal DNA yang melingkar dan terselubung dalam virion icosahedra kembar (geminate). Replikasi virus terjadi dalam bagian nukleus tanaman melalui pembentukan utas ganda DNA (double stranded DNA replicative form). Kelompok virus Gemini dibedakan dalam tiga subgrup, yaitu : Read the rest of this entry

RAMUAN SEDERHANA PESTISIDA TUNGGAL

1.            Dithane- 45 (Fungisida) untuk mengatasi layu daun
Bahan :
kunyit            : 1 Kg
Belerang        : 1 tel. jari
 Air                 : 1 l

EFEKTIVITAS AGENS ANTAGONIS TRICHODERMA SP PADA BERBAGAI MEDIA TUMBUH TERHADAP PENYAKIT LAYU TANAMAN TOMAT

budidaya tanaman tomat dikalangan petani pada umumnya mengalami kendala-kendala yang dapat menyebabkan tingkat produksi tanaman tomat rendah secara kuantitas dan kualitas. Kendala-kendala tersebut antara lain infeksi patogen penyebab penyakit. Penyakit yang sering ditemui pada tanaman tomat diantaranya adalah penyakit layu yang disebabkan oleh cendawan Fusarium sp. dan bakteri Ralstonia solanacearum (layu bakteri). Kedua jenis patogen ini adalah soil-borne disease (patogen tular tanah) yang dapat mematikan tanaman tomat sehingga produksi menjadi fuso. Kehilangan hasil oleh R. solanacearum dapat mencapai lebih dari 60%-100% (Gunawan et al. 1996; Asrul 2003). Sementara kerugian akibat infeksi patogen Fusarium sp. pada tanaman tomat juga tidak sedikit. Berdasarkan data Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (1997) intensitas serangan Fusarium sp dapat mencapai 25% – 50% di Kalimantan Tengah. Read the rest of this entry

Beberapa jenis Agens hayati yang diketahui efektif untuk mengendalikan OPT

Rendahnya produktivitas tanaman terutama Perkebunan rakyat antara lain disebabkan oleh petani yang belum memperhatikan budidaya tanaman, agroekosistem dan penerapan Pengendalian Hama Terpadu ( PHT) pada areal kebunnya, sehingga kerugian hasil akibat serangan OPT terutama hama dan penyakit tanaman cukup besar. Read the rest of this entry

PELATIHAN AGRIBISNIS (BUDIDAYA JAMUR TIRAM)

AGRIBISNIS CENTRE (AC)

Menyediakan

“Pelatihan Budidaya Jamur Tiram”

Materi Pelatihan dimulai dari Persiapan Bahan dan alat, Pengadukan bahan, Pembuatan Baglog, Sterilisasi Baglog, Teknik Penanaman Bibit, Penyimpanan Baglog, Pemindahan Baglog, Pemeliharaan dalam kumbung, hingga Panen.

Biaya Pelatihan : Rp. 100.000,- / orang.

Minimal Kelas   : 20 orang

Juga Tersedia Kelas untuk Daerah di Luar Kab Kerinci. Kami bersedia datang ketempat Anda. Dengan ketentuan dibawah ini:

Biaya Tranportasi + Penginapan + Konsumsi Untuk Tenaga Pengajar (Trainer) ditanggung Peserta

Tenaga Pengajar (Trainer)  :  Jakes Sito. SP

Pengalaman Trainer             :  Budidaya Jamur Tiram sejak Tahun

                                                          2003 hingga Sekarang

Bagi yang Berminat Hub : Jakes Sito.SP

(0812 7466 4892)

Berikut adalah Kelas yang telah mengikuti Pelatihan ini:

1.  Kelompok Tani Tunas Jaya Tanjung Pauh Mudik, Kec. Keliling Danau, Kab. Kerinci – Jambi.  Diselenggarakan di Posko KT Tunas Jaya, 23 – 24 April 2011. Dengan Jumlah Peserta 38 Orang.

2. Kelompok Tani KAM Koto Lanang, Kec. Depati VII, Kab Kerinci – Jambi. Diselenggarakan di Posko KT KAM, 15 – 16 April 2011. Dengan Jumlah Peserta 35 Orang.

3.  DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN KAB. KERINCI. dengan Tema Peningkatan Ketrampilan Masyarakat Disekitar kawasan Hutan Adat sebagai Sumber Ekonomi Alternatif melalui budidaya Jamur Tiram.  Diselenggarakan di Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab Kerinci. pada tanggal 16 – 17 Juli 2011. Jumlah Peserta 34 orang.

4. Masyarakat Desa Baru Lempur, Kec. Gunung Raya, Kab Kerinci – Jambi. Diselenggarakan di Desa Baru Lempur, 13 Agustus 2011. Dengan Jumlah Peserta 20 Orang.

5. PPL – BP3K DEPATI VII, Kab Kerinci – Jambi. Diselenggarakan di Desa Tanjung Pauh Mudik, 06 Oktober 2011. Dengan Jumlah Peserta 20 Orang.

KAMI JUGA MENJUAL

“Baglog Jamur Tiram siap panen. Rp 3000/baglog”  hub. 081274664892

 LIHAT SELENGKAPNYA

JIKA ANDA TIDAK BERKESEMPATAN MENGIKUTI PELATIHAN INI,
ANDA BISA MENDAPATKAN EBOOK PANDUAN PRAKTIS
BUDIDAYA JAMUR TIRAM, DIBAWAH INI

DAPATKAN EBOOK INI:

DOWNLOAD DISINI < KLIK >

atau KLIK GAMBAR DI BAWAH INI :

ANDA BISA SUKSES BERWIRAUSAHA JAMUR TIRAM

Ebook ini menjelaskan sedetailnya BUDIDAYA JAMUR TIRAM dimulai dari cara membuat bibit F0, F1, dan F2, Cara membuat Media Baglog, Pemeliharaan Baglog, Budidaya hingga Panen Jamur Tiram segar. Sangat Mudah dipelajari !

Ebook akan kami kirim melalui E-mail yang berupa File Pdf.

DOWNLOAD DISINI < KLIK >

Perbanyakan masal agens antagonis pada media padat ( Trichoderma sp )

  1. Cara perbanyakan

Bahan dan alat :

Dedak, sebuk gergaji bibit/biang agens hayati kantong plastik kaca  vol 4 kg, kukusan, kompor, baskom,sendok teh, sendok makan, lampu spritus,  steker dll.

2. Cara kerja

Campurkan dedak, serbu gergaji, dan air panas mendidih dengan  perbandingan 2 : 2 : 1

Aduk hingga merata dalam baskom/ember lalu ditutup dan biarkan 24 jam

Masukjkan kedalam plastik kaca sebanyak 1 kg

Kemudian plastik digulung dengan posisi mulut  plastik dilipat kedalam gulungan lalu kukus selama 45 menit

Setelah dingin lalu inokulasikan bibit agens   hayati   Trichoderma/ Gliocladium

Tutup kedua  ujung kantong dengan steker   dengan   posisi vertikal   terhadap dasar   kantong.

Goncang kantong supaya bibit merata   didalam   kantong, lalu tempatkan  pada rak-  rak.

Setelah 1 minggu sudah bisa diaplikasikan

PROSES PERBANYAKAN JAMUR TRICHODERMA PADA MEDIA BERAS

Bahan dan alat

Beras, biang agens hayati, kantong plastik kaca volume ¼ kg, kukusan, kompor, baskom, sendok teh, sendok makan, lampu  spritus, steker.

Cara kerja

– Beras cuci bersih, dimasak 1-2 menit setelah air mendidih ( 1/3 matang).

– Kemudian angkat, tiriskan dan letakkan pada nampan dan biarkan sampai dingin

– Masukkan kedalam plastik kaca 2-3 sendok makan, gulung dengan posisi mulut plastik dilipat kedalam.

– Dinginkan, lalu inokulasikan bibit agens hayati trichoderma sebanyak ½ sendok teh.

– Tutup ujung kantong dengan steker dengan posisi vertikal terhadap dasar kantong.

– Goncang kantong supaya bibit merata pada nasi didalam kantong, lalu tempatkan  pada rak-rak.

– Setelah 1 minggu sudah bisa diaplikasikan

Peranan Trichoderma.sp

Peranan Agen Hayati Dalam Mengendalikan Hama Dan Penyakit Tanaman

Ketergantungan kita terhadap bahan-bahan kimia (pupuk kimia) apalagi bahan yang bersifat sebagai racun (insektisida, fungisida,Herbisida, dsb) harus segera kita kurangi secara perlahan . Kita harus menggali bahan-bahan disekitar kita yang bisa kita manfaatkan untuk mengganti bahan-bahan kimia tersebut. Pada penggunaan bahan-bahan kimia dan pestisida memeliki banyak dampak negatif akibat penggunaan secara berlebihan. Seperti: Resurgensi hama, Resistensi hama, Matinya musuh alami, Pencemaran terhadap manusia,lingkungan dan tanaman, serta Tertingalnya residu pestisida pada produk pertanian. Sudah saatnya kita kembali ke alam. Banyak mikroorganisme yang dapat kita manfaatkan untuk proses kelestarian lingkungan kita. Read the rest of this entry

CARA MUDAH FERMENTASI URINE SAPI UNTUK PUPUK ORGANIK CAIR

Dalam dunia pertanian ternyata urine sapi (air kencing sapi) sangat bermanfaat sekali bagi petani karena urine sapi mengandung berbagai unsur hara sehingga dapat digunakan sebagai pupuk cair. Sebelum digunakan sebagai pupuk pertanian urine sapi ini sebaiknya di fermentasi terlebih dahulu.Salah satu cara memfermentasi urine sapi salah tersebut adalah: Read the rest of this entry

MEMBUAT PGPR (PLANT GROW PROMOTING RHIZOBACTERIA) DENGAN MUDAH

PGPR atau Plant Growth Promoting Rhizobakteri adalah sejenis bakteri yang hidup di sekitar perakaran tanaman. Bakteri tersebut hidupnya secara berkoloni menyelimuti akar tanaman. Bagi tanaman keberadaan mikroorganisme ini akan sangat menguntungkan. Bakteri ini memberi keuntungan dalam proses fisiologi tanaman dan pertumbuhannya. Fungsi PGPR bagi tanaman yaitu mampu memacu pertumbuhan dan fisiologi akar serta mampu mengurangi penyakit atau kerusakan oleh serangga. Selain itu PGPR juga meningkatkan ketersediaan nutrisi lain seperti phospat, belerang, besi dan tembaga. PGPR juga bisa memproduksi hormon tanaman, menambah bakteri dan cendawan yang menguntungkan serta mengontrol hama dan penyakit tumbuhan. Adapun cara pembuatan PGPR adalah: Read the rest of this entry

MEMBUAT EM4 SENDIRI DENGAN MUDAH

Jika kita harus membeli EM4 tersebut harganya lumayan mahal, padahal ada berbagai cara untuk membuat EM4 sendiri dengan harga bahan baku yang sangat murah. Salah satu caranya adalah sebagai berikut: Read the rest of this entry

TRICHODERMA SP SEBAGAI PUPUK BIOLOGIS DAN BIOFUNGISIDA

Ketergantungan kita terhadap bahan-bahan kimia (pupuk kimia) apalagi bahan yang bersifat sebagai racun (insektisida, fungisida dan bakterisida) harus segera kita tinggalkan. Kita harus menggali bahan-bahan disekitar kita yang bisa kita manfaatkan untuk mengganti bahan-bahan kimia tersebut. Sudah saatnya kita kembali ke alam. Banyak mikroorganisme yang dapat kita manfaatkan untuk proses kelestarian lingkungan kita. Read the rest of this entry

MENGEMBANGKAN INSEKTISIDA BIOLOGI BEAUVERIA BASSIANA

Adapun alat dan bahan yang perlu dipersiapkan untuk mengembangkan Insektisida biologi  jamur Beauveria bassiana adalah:

  1. Isolat jamur Beauveria bassiana
  2. Ember atau baskom kecil
  3. Baskom peniris
  4. Plastik 1/4 kg dengan ketebalan 0,4 sepuluh buah
  5. Lilin lima buah
  6. Steples
  7. Kawat atau sendok kecil spatula
  8. Panci Dandang
  9. Alkohol 75 %
  10. Air bersih
  11. Beras giling atau jagung giling 1 kg Read the rest of this entry

PGPR MENGENDALIKAN LAYU DAN MENYUBURKAN TANAMAN

Seperti kita ketahui PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) adalah mikroorganisme yang menguntungkan yang hidup disekitar perakaran. Jika di daerah perakaran suatu tanaman kekurangan mikroorganisme menguntungkan maka akan menyebabkan tanaman menjadi terserang berbagai macam penyakit akar seperti layu dan busuk akar. Selain itu tanaman juga akan mengalami hambatan dalam pertumbuhannya (kurang subur).

Banyak petani yang berfikiran salah tentang cara pengendalian penyakit layu pada beberapa jenis tanaman seperti cabe, tomat, terong dll. Mereka terlalu meyakini dan terlalu mengandalkan pestisida kimia untuk megendalikan penyakit perakaran. Padahal menurut pengalaman saya belum ada pestisida kimia yang efektif untuk mengendalikan penyakit layu pada tanaman cabe, terong maupun tomat, terutama penyakit layu yang disebabkan oleh bakteri. Kenapa saya mengatakan demikian ? karena saya pernah menggunakan agrept dan agrimicyn mulai dari perendaman benih, dipesemaian hingga di pertanaman, namun tanaman cabe dan tomat saya masih terserang oleh layu bakteri. Padahal harga bakterisida kimia (agrept, agrimicyn dan bactocyn) harganya sangat mahal jika dibandingkan dengan PGPR. Read the rest of this entry

CARA MENGEMBANGKAN BIOFUNGISIDA TRICHODERMA SP

Kali ini kita akan belajar mengembangkan biofungisida Trichoderma sp. Yaitu bagaimana cara mengembangkan/ menumbuhkan starter Trichoderma sp di media tertentu sehingga menjadi Trichoderma yang siap aplikasi ke lapang. Read the rest of this entry

Peranan Mikoriza Vesikular Arbuskular (MVA) Dalam Perlindungan Tanaman

I. Latar Belakang

      Tanah merupakan tempat kehidupan mikroorganisme yang secara makro menguntungkan bagi mahkluk hidup lainnya, termasuk manusia. Mikroorganisme yang menghuni tanah dapat dikelompokkan menjadi bakteri, fungi, alga, dan protozoa. Jumlah dan jenis mikroorganisme tanah dipengaruhi oleh perubahan lingkungan. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dengan waktu yang seefisien mungkin dalam kegiatan pertanian maka diwujudkanlah hal tersebut dengan penggunaan pestisida selama aktifitas pertanian berlangsung. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, baik ditempat pemberian pupuk maupun di lokasi akumulasi bahan kimia tersebut. Penggunaan pestisida sintetis pada pertanian merupakan dilema, di satu sisi sangat dibutuhkan dalam rangka penyediaan pangan, di sisi lain tanpa disadari mengakibatkan berbagai dampak       negatif, baik terhadap manusia, hewan mikroba maupun lingkungan. Read the rest of this entry

TEKNIK PERBANYAKAN MIKORIZA

Mikoriza merupakan suatu hubungan simbiotik mutualisme antara jamur tertentu dengan perakaran tanaman tingkat tinggi. Jamur membantu penyerapan unsur-unsur hara yang diperlukan tanaman, khususnya unsur P dan N, sedangkan tanaman menyediakan unsur karbon yang dibutuhkan jamur untuk kelangsungan hidupnya. Read the rest of this entry

Hama dan Penyakit Pada Tanaman Manggis dan Cara Mengatasinya

Hama pada tanaman manggis sangat merugikan para petani, karena dapat menurunkan kualitas maupun produksinya, sehingga diperlukan upaya pengendalian hama tersebut. Beberapa jenis hama yang menyerang tanaman manggis dan cara pengendaliannya dapat diuraikan sebagai berikut: Read the rest of this entry

Hama dan Penyakit Pada Tanaman Apel dan Cara Mengatasinya

Hama yang menyerang tanaman apel dapat merusak pohon, bunga, dan buah. Hal ini dapat mengurangi kualitas buah bahkan akan mengurangi produksi yang akhirnya dapat merugikan petani apel. Oleh karena itu petani apel harus mengetahui hama yang sering menyerang tanaman apel dan bagaimana cara mengendalikannya.

Hama penting pada tanaman apel
1. Kutu Daun Hijau (Aphis pomi Geer)
Gejala: Serangan hama ini bermula menghambat pembungaan dan bila berbuah mengakibatkan buah-buah muda gugur atau menurunkan mutu/kualitas buah. Pada serangan hebat mengakibatkan tidak terjadi pembuahan. Read the rest of this entry

PENYAKIT YANG MENYERANG BUAH MELON

Beberapa penyakit yang menyerang tanaman buah melon sebagai berikut :
1. Busuk buah,
Busuk buah disebabkan oleh Phytoptora nicotianae B. De haan var parastica (Dast).Serangan di batang ditandai dengan bercak cokelat kebasahan yang memanjang. Serangan yang serius dapat menyebabkan tanaman mati layu. Daun yang terserang seperti tersiram air panas . Serangan buah ditandai dengan bercak kebasahan yang menjadi coklat kehitaman dan lunak. Makin lama bercak mengerut dan mengendap. Buah yang busuk diselimuti kumpulan cendawan putih. Pengendalian dilakukan dengan memangkas daun atau cabang yang berlebihan untuk mengurangi kelembaban di sekitar tanah, merotasi tanaman dengan tanaman yang tidak sefamili dengan melon, serta mencabut dan membakar tanaman yang terserang. Read the rest of this entry

PENYAKIT TANAMAN CABAI: ANTRAKNOSA, BUSUK BATANG DAN BUSUK DAUN BAGAIMANA MENGENDALIKANNYA??

Antraknosa (Colletotrichum sp)

Penyakit Antraknosa (Colletotrichum sp) merupakan salah satu penyakit utama yang biasa menyerang tanaman cabai. Gejala serangan penyakit ini membuat buah busuk. Penyakit dapat menginfeksi buah matang maupun buah muda. Read the rest of this entry

HAMA PENYAKIT CABAI RAWIT

Perubahan cuaca sering menjadi penyebab utama berkembangnya hama penyakit cabai rawit. Kondisi cuaca yang tidak stabil diperparah dengan pertanaman yang terlalu rapat juga merupakan faktor utama munculnya berbagai penyakit utama tanaman cabai rawit. Untuk mengatasi masalah penyakit cabai rawit ini, pada umumnya digunakan cara pengendalian secara konvensional , yaitu penggunaan pestisida secara intensif. Pemeliharaan tanaman dengan selalu menjaga kebersihan kebun merupakan syarat utama disamping usaha penyemprotan dengan pestisida secara bijaksana. Read the rest of this entry

HAMA UTAMA TANAMAN CABAI DAN PENGENDALIANNYA

Thrips (Thrips parvispinus)
Warna tubuh nimfa kuning pucat, dewasa berwarna kuning sampai coklat kehitaman. Terdapat 105 jenis tanaman yang dapat menjadi inangnya antara lain tembakau, kopi, ubi jalar, klotalaria dan kacang-kacangan. Thrips menyerang tanaman cabai sepanjang tahun, serangan hebat umumnya terjadi pada musim kemarau Read the rest of this entry
%d blogger menyukai ini: